Sejarah dan Kapasitas Stadion JIS vs GBK, Lokasi Kampanye Pilpres Lebih Besar Mana?

Fact & History

Fun / Fact & History

Sejarah dan Kapasitas Stadion JIS vs GBK, Lokasi Kampanye Pilpres Lebih Besar Mana?

Sejarah dan Kapasitas Stadion JIS vs GBK, Lokasi Kampanye Pilpres Lebih Besar Mana?

KEPONEWS.COM - Sejarah dan Kapasitas Stadion JIS vs GBK, Lokasi Kampanye Pilpres Lebih Besar Mana? Paslon capres-cawapres 01 dan 02 sama-sama kampanye di Jakarta, membuat netizen membandingkan stadion GBK (Gelora Bung Karno) dengan stadion JIS (Jakarta International Stadium) sebagai lokasi kampanye...

Paslon capres-cawapres 01 dan 02 sama-sama kampanye di Jakarta, membuat netizen membandingkan stadion GBK (Gelora Bung Karno) dengan stadion JIS (Jakarta International Stadium) sebagai lokasi kampanye. Kalau dari sisi sejarah dan kapasitas lebih banyak mana ya?

Pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming sama-sama menutup rangkaian kampanye Pilpres 2024 di Jakarta pada Sabtu (10/2/2024).

Hanya saja kalau Anies-Cak Imin gelar kampanye di stadion JIS, Jakarta Utara semenjak pagi hingga siang hari. Maka Prabowo-Gibran gelar acara di stadion GBK, Jakarta Selatan semenjak siang hingga sore hari.

Lantaran kampanye di hari yang sama, alhasil tagar JIS vs GBK jadi trending topic di sosmed. Nah berikut ini sejarah dan kapasitas JIS vs GBK rangkuman Suara.

Capres-cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar menyapa para pendukung mereka dalam kampanye akbar di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Sabtu (10/2/2024). [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra].Capres-cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar menyapa para pendukung mereka dalam kampanye akbar di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Sabtu (10/2/2024). [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra].

Sejarah dan kapasitas stadion JIS

Stadion JIS diresmikan dan dibuka untuk umum pada April 2022 dengan melibatkan 4 gubernur berbeda, adalah Fauzi Bowo (Foke), Joko Widodo, Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan.

Proyek yang dimulai pada masa Foke ini awalnya merupakan Taman Bersih Manusia Wibawa (BMW) dengan luas total 66,6 hektar yang merupakan aset Pemprov DKI Jakarta untuk dibangun stadion bertaraf internasional. Namun karena sengketa lahan, akhirnya pembangunan stadion itu tidak terlaksana.

Pada masa Jokowi, fase dalam penggugatan lahan namun pembangunan stadion belum kunjung terwujud. Sampai akhirnya Djarot meletakan batu pertama fasilitas olahraga yang bakal jadi stadion internasional setelah memenangkan gugatan, tapi pembangunan stadion tidak kunjung dimulai.

Pada 2017, Anies Baswedan menjadi Gubernur DKI Jakarta ikut merencanakan pembangunan stadion, sampai akhirnya pada 14 Maret 2019, Anies memperkenalkan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai nama stadion yang akan dibangun, hingga akhirnya JIS berhasil resmikan selesai pada 19 April 2022.

Stadion ini bisa menampung kurang lebih 82.000 penonton, mempunyai 3 tingkatan tribun. Selain itu terdapat tribun VIP, dan tribun untuk disabilitas.

Sejarah dan kapasitas stadion GBK

Melansir situs Kemdikbud, Gelanggang Olahraga (Gelora) Bung Karno atau GBK merupakan sebuah kompleks olahraga serbaguna yang berlokasi di Senayan, Jakarta, Indonesia. Dinamai GBK karena untuk menghormati Soekarno, Presiden pertama Indonesia yang merupakan tokoh pencetus gagasan pembangunan kompleks tersebut.

Simpatisan Capres-Cawapres nomor urut 2 Prabowo-Gibran saat mengikuti kampanye akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (10/2/2024). [Alfian Winanto]Simpatisan Capres-Cawapres nomor urut 2 Prabowo-Gibran saat mengikuti kampanye akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (10/2/2024). [Alfian Winanto]

Gedung olahraga ini dibangun mulai semenjak tanggal 8 Februari 1960 sebagai kelengkapan sarana dan prasarana dalam rangka Asian Games 1962. GBK diresmikan pada tanggal 24 Agustus 1962 bertepatan hari pembukaan Asian Games.

Tujuan awal pembangunan GBK adalah karena Presiden Soekarno menginginkan kompleks olahraga yang dibangun untuk Asian Games IV 1962. Momen tersebut ialah kali pertama daerah olahraga Indonesia menjadi tempat perhelatan olahraga berskala internasional.

Setelah itu, gelaran internasional Games of the New Emerging Forces (Ganefo) ke-1 pada tahun 1963 juga digelar di stadion ini.

Kapasitas Stadion Utama Gelora Bung Karno saat ini kurang lebih 78.000 kursi, jenis kursi tunggal flip up. Sistem kursi tunggal dipilih agar sesuai dengan standar keamanan FIFA, yang mengharuskan evakuasi stadion dalam waktu 15 menit bila terjadi keadaan darurat.

Comments